Belajar menulis Gelombang 4 bersama OM Jay, Rabu 1 April 2020,pk 19.00-21.00
(Tulisan kedua bagi saya)
Tema : Mendisain pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang Efektif
Oleh. : Bpk .Indra Charismiadji,
![]() |
![]() |
Diawali dengan pertanyaan tentang empat pilar pendidikan UNESCO yang perlu menjadi perhatian dalam mendisain pembelajaran jarak jauh apakah dapat dan sudah dilaksanakan oleh para guru dan siswa menjadi topik diskusi yang menarik. Empat pilar pendidikan meliputi learning to know, learning to do, learning to be dan learning to live together. Ternyata dalam standar proses pendidikan ke empat pilar itu sudah dijabarkan menjadi empat belas poin yang guru sebaiknya memahami atau mengerti dan sudah melaksanakan dalam pembelajarannya di kelas dan yang saat ini melalui pembelajaran jarak jauh. Ada beberapa kendala, seperti kurangnya pemahaman akan standar proses pedidikan itu sendiri, juga situasi dan kondisi sekolah serta kemampuan sarana dan budaya pada anak didik yang diajar . Disimpulkan ada 3 bagian penting yang mesti dimiliki atau dipersiapkan guna melakukan atau membuat disain pembelajaran jarak jauh khususnya pembelajaran digital sehingga pembelajaran tersebut menjadi efektif :
a. Infrastruktur
b. Infosruktur
c. kultur
Masih adanya guru yang senang menggunakan metode ceramah kepada siswa dan tidak terbiasanya siswa mencari tahu materi dari sumber belajar lainnya, menjadi kendala karena tidak terbiasa sehingga tidak mampu untuk melaksanakan seperti yang diharapkan oleh standard proses pendidkan itu sendiri. Dirasa perlu menanamkan karakter siswa yang mandiri, kreatif dan bertanggung jawab agar mereka suka mencari tahu dibanding dikasih tahu oleh gurunya , karena begitu banyak konten yang sudah disediakan atau ada. Mungkin bisa juga guru sebagai fasititator akan dapat belajar juga dari anak didik, mereka begitu cepat menguasai tehnologi dibanding sang guru.
Lalu bagaimana mendisain RPP yang efektif untuk pembelajaran digital ini. Tentunya guru mempersiapkan pembelajaran yang bervariasi, yang menarik minat dan mengembangkan karakter siswa yang kreatif, mandiri dan sikap curiosity mencari tahu dan melek tehnologi, jika siswa belum mengerti tehnologi yang digunakan. Sehingga pernyataan tidak terbiasa dan tidak dapat dilakukan akan hllang karena munculnya disain pembelajaran jarak jauh yang menarik dan memperhatikan standar proses pendidikan yang diharapkan. Apakah RPP yang dipersiapkan guru sudah mengacu pada standar proses pendidikan, dimana guru dan siswa diminta untuk menggunakan tehnologi, apakah guru masih berpola pikir senang dan melulu menggunakan model ceramah untuk menuntaskan materi, sehingga tidak memperhatikan penguasaan atau pencapaian target kompetensi itu sendiri yang diharapkan dari standar proses pendidikan kita. Peran guru yang seharusnya menjadi, motivator, fasilitator dan leader dapat dilaksanakan bukan lagi sebagai satu-satunya sumber belajar. Dengan demikian pembelajaran tidak hanya berfokus pada materi pembelajaran dengan target menuntaskan materi dari kurukulum tetapi guru perlu menyipkan pengajaran atau pembelajaran yang dituntut sesuai standar proses dengan yaitu mengajarkan kompetensi bukan materi . Jadi ada perbedaan antara belajar untuk menguasai kompetensi dan belajar menguasai materi, diharapkan siswa memiliki kompetensi yang paling tinggi dengan mencapai tingkat C6 yaitu menciptakan. Guru tidak berkutat pada penguasaan materi pada tahap c1 dan 2 tetapi sudah ke level mencipta c6.
Memang ada perdebatan seputar konsep tentang pemahaman atau pengertian penguasaan pengetahuan, kemampuan menguasai ketrampilan dan penguasaan karakter bagi anak didik. Penulis berpikir mulai melihat kompetensi secara keseluruhan. Ada beberapa pertanyaan yang menarik dalam diskusi apakah guru perlu untuk mengerti banyak hal tentang tehnologi, bagaimana mengadakan pembelajaran digital jarak jauh yang efektif. Dikatakan media WA kurang efektif untuk pembelajaran digital. Sekolah perlu mengadakan LMS yang standard, sarana dan parsarana yang baik untuk membuat suatu sistem pembelajaran yang menyeluruh bagi semua guru yang lebih efektif dalam satu rumah sebagai wadah, yang isinya di dalam ada tentang pembelajaran yang dlakukan secara digital berkoraborasi dengan semua pihak yang ada dalam sistem di sekolah itu, sehingga kegiatan jauh lebih efektif dan pembelajaran dapat dikembangkan dan ditingkatkan karena adanya wadah tersebut. Bpk Indra menyebutkan perlunya sekolah memiliki domain sendiri yang bekerja sama dengan Microsoft 365, sehingg seluruh guru dan siswa bisa menggunakannya demi peningkatan pembelajaran digital yang lebih baik dan efsien.
Memang masih banyak yang perlu dibenahi dalam peningkatan pembelajaran jarak jauh ini, tetapi guru tetap harus belajar mempersiapkan diri bagaimana meningkatkan pengajarannya dengan menggunakan tehnologi yang memadai di dikelasnya, atau di luar kelas (work from home), sehingga tujuan pedidikan dapat ditingkatkan dan dicapai oleh sekolah. Guru mampu mengevaluasi diri untuk mengubah mindset dan meningkatkan sistem penilaian yang lebih baik ,tidak hanya dari sekedar tes tulis melainkan jauh melebihi kemampuan menjawab soal tetapi siswa diharapkan mampu membuat sesuatu yang bermanfaat untuk menerapkan pengetahuan yang dimilikinya. Beberapa contoh fortopolio untuk tugas atau penilaian yang bisa dilaksanakan oleh guru dikelas untuk mengembangkan kompetensi siswa di bawah ini.
Akhir kata saya ingin mengucapkan terima kasi banyak untuk Bpk Indra yang sudah memberikan pencerahan pada kami semua guru-guru se Indonesa yang bergabung dalam belajar menulis online bersama Om Jay. Saya juga ingin berterima kasih pada Omjay dan rekan-rekan guru hebat yang berpartisipasi dalam dikusi online. harapan semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi pembacanya.
Akhir kata saya ingin mengucapkan terima kasi banyak untuk Bpk Indra yang sudah memberikan pencerahan pada kami semua guru-guru se Indonesa yang bergabung dalam belajar menulis online bersama Om Jay. Saya juga ingin berterima kasih pada Omjay dan rekan-rekan guru hebat yang berpartisipasi dalam dikusi online. harapan semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi pembacanya.
![]() |
#Disain pembelajaran digital#
#Disain Pembejaran Jarak jauh#
#Standard Proses Pendidikan#
#portopolio Siswa#
#DigitalisasiPendidikan#
#Roulinasianturi#
#SMP Negeri 7 Jakarta"




lengkap dan lebih lengkap lagi dengan materi pak munif , https://membangunpersonalbranding.blogspot.com/2020/04/menulis-momen-spesial-kala-mengajar-di.html
BalasHapus