Minggu, 19 April 2020

SERUNYA GURU MENGAJAR ONLINE



NUBAR GURU_ROULINA SEPTERIA SIANTURI, Senin 20-4-20
omeracreative@gmail.com
Subjek : PROJECT NUBAR GURU_ROULINA SEPTERIA SIANTURI
-------------------------------------------------------------------------------------------------

“SERUNYA GURU MENGAJAR ONLINE”
(Roulina Septeria Sianturi,SPd.,MHum / SMP Negeri 7 Jakarta)

Sedia payung sebelum hujan, demikianlah pepatah nenek moyang kita untuk menasehatkan kepada kita agar selalu berjaga-jaga dan mempersiapkan diri baik atau tidak baik waktunya. Ketika tiba masa-masa sukar atau kesusahan, seperti memasuki masa pandemi covid 19 sekarang ini, adalah suatu kebijakan untuk dilaksanakan bagi seluruh warga “di rumah aja”, mulai dari siswa yang belajar di rumah sampai para pekerja lainnya pun bekerja dari rumah. Bagaimanakah kegiatan yang unik ini yaitu segala sesuatu dikerjakan dari rumah aja,  bagi guru untuk mengajar dari rumah dan siswanya belajar dari rumah juga yang dikenal dengan istilah pembelajaran daring atau online?
Berbeda dengan profesi lainnya, guru yang bekerja dari rumah, ia perlu menyiapkan  materi kegiatan pembelajaran yang perlu berinteraksi dengan lebih banyak orang yang akan terlibat, yakni para peserta didik yang diampu tentunya beserta orangtuanya. Tidak pernah terpikirkan atau terbayangkan terjadi pembelajaran daring atau online seperti yang dilakukan sekarang ini. Guru yang sudah mempersiapkan diri selama ini dengan pelatihan-pelatihan media atau teknologi dengan menggunakan aplikasi tertentu inilah saatnya menerapkan dan menggunakannya dengan lebih maksimal. Ia akan mencoba menyempurnakan apa yang dipelajarinya. Perlu menjadi perhatian sebenarnya pembelajaran daring  bisa menjadi efektif dan lebih bermanfaat untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa, jika guru dapat mengambil peluang dari kesempatan ini dengan menggunakan media yang baik dan tepat dalam pembelajaran daringnya. Bisa dibayangkan selama ini di beberapa sekolah ada yang menerapkan larangan bagi siswa membawa dan menggunakan HP, sementara guru hanya menggunakan media aplikasi hanya satu arah, guru hanya bisa menjelaskan materi lewat LCD proyektor melalui HP dan laptopnya di satu pihak siswa tidak menggunakan alat lainnya (HP atau Laptop) , namun kali ini tidak hanya guru yang menggunakannya , namun seluruh siswa wajib menggunakannya. Sehingga pemakaian HP menjadi media pembelajaran melibatkan dua arah. Kesempatan emas ini sebaiknya dapat dimanfaatkan oleh guru untuk meningkatkan pembelajaran yang lebih interaktif lagi  dan siswa lebih dikembangkan penguasaan keterampilan, wawasan serta sikap seperti mandiri, kreatif, kritis, kerja keras dan dan bertanggung jawab untuk belajar. 
Penggunaan HP dimulai dari persiapan belajar  untuk menerima info melalui WA sampai pengerjaan tugas dan latihan melalui atau dengan penggunaan beberapa aplikasi  media yang sudah disiapkan atau diinstall di HP. Dari kondisi seperti ini banyak hal baik yang perlu diperhatikan, penggunaan HP tidak lagi menjadi barang mainan, tetapi menjadi sarana atau media yang paling efektif untuk belajar mulai dari konten pelajaran itu sendiri sampai membuka atau menggunakan aplikasi tertentu. Disinilah guru memiliki peran ganda yang  tidak hanya mengajarkan konten tetapi juga menjadi fasilitator untuk memberikan tutorial bagaimana menggunakan aplikasi yang digunakan dalam pembelajarannya. Siswa yang bertanya melalui group dan japri kepada gurunya ketika menghadapi kendala, menjadi keseruan tersendiri serta kebanggaan bagi guru ketika siswa tersebut dapat menyelesaikan masalahnya dengan baik sambil memberikan semangat dan pujian karena dapat mengatasinya. Banyak karakter yang dapat dikembangkan selain peningkatan keterampilan dan wawasan dalam menggunakan aplikasi dan penguasaan konten pembelajaran itu sendiri.
Kalau selama ini  siswa dilarang untuk membawa HP kesekolah, karena ada kendala keamanan dan pengawasan penggunaannya di kelas, tetapi kali ini HP menjadi alat yang perlu disediakan oleh orang tua dan siswa dalam meningkatkan kegiatan pembelajaran mereka di rumah. Karena itu peran kuota pada HP menjadi syarat utama dalam pembelajaran daring. Banyaknya kreativitas  untuk mengatur penggunaan HP dilakukan oleh orang tua yang terbatas hanya memiliki satu atau dua HP, sementara disisi lain mereka juga memiliki anak yang usia sekolah lebih dari satu orang. Peranan HP dapat menggantikan tempat atau posisi guru yang seharusnya ada di ruang kelas, kini berubah berada di ruang virtual atau kelas maya. Siswa hanya dapat melihatnya dari HP dengan aplikasi zoom, webex, line atau youtube. Pada keadaan seperti ini orang tua pun bisa mengenal lebih dekat dan menilai bagaimana peran guru yang sebenarnya ketika mengajar di kelas dengan mengajar di online. Kegiatan pembelajaran daring  juga dapat mempererat hubungan orang tua dan siswa kepada guru, saat orang tua mendampingi anaknya belajar, orang tua bisa membayangkan bagaimana guru itu mengajar selama ini di kelas. Ditambah lagi dengan komunikasi yang efektif melalui pemberian pesan-pesan melalui info atau pengumuman agar orang tua memperhatikan bagaimana mengetahui apakah anaknya sudah atau belum mengerjakan tugas. Selain itu mereka juga bisa memberi berita tentang ketidakikutsertaan anaknya yang sakit atau lainnya karena ketidakhadiran. 
         Pembelajaran daring sebenarnya dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa, jika guru merancang pembelajaran daring yang baik. Banyak konten-konten belajar  yang tersedia, mulai dari aplikasi rumah belajar, ruang guru, program TVRI dan masih banyak lagi, misalnya contoh materi-materi dari blog-blog pendidikan dan youtube yang tidak kalah banyaknya. Guru bisa meramunya konten-konten materi belajar dengan baik untuk disajikan kepada siswanya. Memang tidak mudah untuk meramunya, dibutuhkan waktu dan keterampilan khusus menguasai aplikasi yang tersedia agar disesuaikan dengan konten yang akan  disajikan. Adalah pilihan google classroom yang disediakan google untuk dapat membantu para guru untuk dapat menggunakannya mulai dari mengisi materi, tugas , latihan dan tes hingga chat. Aplikasi ini banyak digunakan oleh para guru di sekolah dibandingkan aplikasi lainnya selain WA. Ada cara dan tutorialnya yang mudah untuk dipelajari. Serunya menggunakan google classroom ini menjadi bagian yang tidak terlupakan hampir setiap pertemuan pembelajaran yang dilaksanakan. Beberapa aplikasi yang dapat bergabung dengan materi ini adalah google form, google dokumen, youtube, pengumuman, chat, crossword labs, game kahoot dan yang lainnya, Aplikasi google classroom ini agak unik dibanding dengan aplikasi yang lainya. Anak dan orang tua dapat memanfaatkannya dengan maksimal aplikasi google classroom ini dan google form sebagai alat evaluasi. Pada aplikasi ini siswa merasa ada dalam suatu ruangan yang didalamnya sudah terisi pengumuman, petunjuk pembelajaran, materi, contoh-contoh dengan latihan, tugas dan evaluasi penilaian pengetahuan, keterampilan serta sikap. 
          Pemanfaatan pembelajaran daring  untuk meningkatkan dan memberi pembinaan pada karakter atau nilai sikap sangat efektif mulai dari waktu mengumpulkan tugas yang tepat waktu, menilai sikap kedisiplinan, kerajinan, mandiri, kerja keras, dimana siswa yang baru belajar cara aplikasi perlu sikap ketekunan untuk terus mencoba tanpa pantang menyerah. Pengembangan sikap ini memerlukan kerja sama  dan bimbingan orang tua, terutama tentang karakter kejujuran saat siswa dalam menjawab atau mengerjakan soal. Pengelolaan waktu belajar yang disesuaikan dengan jadwal yang diberikan sekolah dapat diikuti dengan baik. Siswa belajar untuk bangun pagi dan mempersiapkan diri untuk mengikuti pembelajaran daring tersebut. Guru siap membuka dan menutup pembelajaran dengan salam melalui media Wa yang kemudian diarahkan untuk membuka google classroomnya dengan code class yang disediakan. Untuk membuat laporan kehadiran guru dapat  melalui 2 cara melalui info dari pengaturan di WA pada daftar pembaca siapa saja siswa yang sudah membaca info dari WA atau dari google classroom di daftar anggota atau melalui link google form.
             Materi pembelajaran daring selama masa pandemic covid ini juga menjadi bervariasi dengan tema yang dipakai covid 19. Materi terdapat digabungkan menjadi  keasyikan dan keunikan tersendiri. Contoh pembelajaran mengenal istilah-istilah tentang covid 19 dalam Bahasa Inggris yang dapat dimainkan dalam teka teki  silang, teks karangan.

Gambar 1. Teka teki silang tentang covid 19                Gambar 2 Short Message tentang covid 19
  
   Pada awal pembelajaran daring memang guru tidak menyangka pembelajaran bagaimanakah yang sebaiknya dibuat dan model media manakah yang menarik siswa, menjadi pertanyaan yang terus dipikirkan ketika mempersiapkan rencana pembelajaran daring. Tidak hanya guru yang harus belajar dari tutorial youtube dan lainnya , siswa pun ikut belajar mengikuti panduan yang diberikan oleh gurunya dan terus melakukan konsultasi bimbingan dan tanya jawab dari gurunya untuk dapat memahami dalam menggunakan media pembelajaran tersebut.. Sang guru dengan rasa bangga dan tidak bosan-bosannya selalu memberikan pujian kepada siswanya yang  telah berhasil mengerjakan tugas dan mengirimnya dengan link yang disediakan. Beberapa contoh pembinaan karakter atau sikap yang diprogramkan bersama orang tua yang dilaporkan ke wali kelas. 
 Gambar 3.    Program peningkatan pembinaan karakter

             Pembelajaran daring yang sudah berjalan hampir enam pekan ini sebenarnya merupakan pembelajaran yang mengesankan dan menarik bagi siswa. Pembelajaran seperti ini akan menjadi kenangan yang terindah bagi para siswa yang memiliki pengalaman belajar yang menarik mulai mengenal aplikasi baru  yang hingga kini sudah menjadi terbiasa karena telah menguasai aplikasi tersebut. Betul yang dikatakan pepatah ldalam bahasa Jerman “Alle Anfang ist schwer” yang artinya semua yang baru pada awalnya akan sukar , tetapi untuk selanjutnya akan menjadi lebih mudah dijalani setelah belajar atau mendapat pengalaman yang menarik.



Gambar 4  Kesan dan Pesan Pembelajaran daring
    Melihat respon pembelajaran daring ini ada kesan dan pesan yang menyenangkan, meskipun ada juga siswa yang mempunyai kesan berbeda misalnya masih ada yang merasa bingung.  Suatu hari saat pandemic ini berakhir, maka kesan dan pesan pembelajaran daring ini akan menjadi pengalaman yang menarik dan menyenangkan. Diharapkan dengan modal pengalaman pembelajaran daring ini, siswa  dapat disiapkan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 dimana semua sistem pekerjaan dan kehidupan banyak dikendalikan oleh kemajuan teknologi. Inilah saatnya mereka dan guru mau belajar dan memanfaatkannya dalam pembelajarannya. Maka belajar dimana saja,kapan saja dan siapa saja adalah motto bagi kita semua guru, siswa dan orang tua untuk terus mau belajar dengan memanfaatkan situasi dan kondisi yang ada. Akhirnya belajar dan mengajar saat sekarang ini tidak lagi dibatasi oleh tempat atau ruang dan waktu karena ada kelas maya atau ruang belajar virtual  yang tersedia. Oleh karena itu sebenarnya pembelajaran daring sama menariknya dengan pembelajaran di kelas jika guru mau memanfaatkan teknologi dengan pilihan sistem pembelajaran daring yang baik ditambah dengan manfaatnya untuk meningkatkan minat, motivasi dan prestasi belajar siswa yang luar biasa.

 PROFIL

Roulina Septeria Sianturi,SPd.MHum , saat ni bekerja sebagai guru Bahasa Inggris di SMP Negeri 7 Jakarta ,menyelesaikan kuliah S2 Nya dari Universitas Gajah Mada,Yogyakarta, tahun 2009,dan S1 nya dari Universitas  Kristen Indonesia jurusan Pendidikan Bahasa Inggris tahun 1998.     
Lahir di Jakarta,tanggal 27 September 1965. Beberapa tulisannya di buku Antologi :
-Pejuang Literasi Dgital, Penerbit Media Guru
-Kisah Pejuang Sinyal,Penerbit Media Guru
-Scrabble sebagai Game untuk Pembelajaran Bahasa Inggris (buku digital)
-Serunya Guru Belajar
 e-mail : septeria.sianturi@gmail.com
Instagram :@roulina_sianturi


#pembelajaran daring#
#guru mengajar daring#
#google classroom#
#crossword labst#


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jakarta, Senin 12 Juli 2021 Tata tertib ini sudah dimodifikasi Sumber : Tata tertib sekolah anakku Doli -4 E